RSS

Percayalah Kepada Rasulullah saw.

31 Mei

Tafsir surah al-Ahzab:33:12
      • •      
12. dan (ingatlah) ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang berpenyakit dalam hatinya berkata :”Allah dan Rasul-Nya tidak menjanjikan kepada Kami melainkan tipu daya”.
Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa katika Rasulullah membuat parit (khandak) diwaktu perang ahzab, beliu menemukan sebuah batu besar yang bundar dan berwarna putih (sebagai isyarat dari Allah) Rasulullah mengambil cangkul dan memukul batu tersebut sehingga retak dan berkilat dan menerangi seluruh kota madinah.beliu bertakbir dan didikuti olrh kaum muslimin. Kemudian memukulkan cangkul tersebut untuk kedua kalinya sehingga rataklah dan berkilatlah batu tersebutmenerangi tempat disekitarnya. Nabi bertakbir dan diikuti oleh kaum muslimin. Demikianlah beliu mengulangi yang ketiga kalinya dan pecahlah batu itu dan menerangi sekelilingnya. Ketika seorang sahabat bertanya tetag hal ini rasulullah menjawab: ketika aku memukul yang pertama tampaklah olehku mahligai Hirrah dan Mada-in Kisra(kerajaan Persi) dan jibril memeberitahukan kepadaku ummatku akan membebaskan Negara itu. Dan ketika aku memukul yang kedua kalinya tampaklah mahligai merahdari tanah Rum, dan Jibril memberitahukan bahwa ummatku akan membebaskan Negara itu. Dan ketika aku memukulnya untuk ketiga kalinya terlihat juga mahligai Shan’a, dan jibril memberitahukan ummatkua akan membebaskan Negara itu”. Berkatalah kaum Munafikun:”tidakkah kalian heran, ia menceritakan dan member harapan kosong serta menjanjikan kepadamusesuatu yang tidak benar, dan bercerita sesuatu yang tidak benar yang ia lihat dari Madinah, mahligai kota Hiraah, dan Madain Kisra yang akan dibebaskan buat kalian padahal kalian sekarang ini sdang menggali paritkarena ketakuta dan takut bertempur. Ayat ini merespon peristiwa diatas.
Diriwayatkan Abi Hatim, al-Baihaqi dalam kitab al-Dalail, dari KAsir bin Abdillah ibnu ‘Amir al-Muzani, dari Bapaknya.
Imam Ibnu kasir menerangkan dalam tafsirnya orang-orang yang didalam hatinya ada penyakit dan orang MUnafik meraka ragu dan tidak mempercayai apa yang dilakukan serta dijanjikan oleh Rasulullah saw. Hal i9ni terjadi karena lemahnya keimanan mereka.
Orang yang hatinya lemah dan tak beriman ia akan selalu melihat sesuatu yang luarbiasa deangan mata kecemasa,ketakutan, dan tidak percaya, berbeda dengan orang yang berimania akan percaya yakin dan penuh harap bahwa sesuat itu akan terwujud.
Realitas yang ada ternyata janji RAsulullah adalah benar adanya bahwa persi dan romawy di taklukkan oleh sahabat-sahabat Rasulullah. Inilah buah dari keimanan dan kepercayaan kepada Rasulullah saw. Dalam urusan apapaun kalau kita bisa dan mampumengikuti apa kata RAsulullah maka kita akan mendapatkan kebahagian dan kenyataan hidu yang kita cita-citakan. Wallahu alam

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 31 Mei 2009 in Tafsir

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: