RSS

Tafsir Surah Al Baqarah 25

17 Okt

Syurga Buat Orang Beriman
Tafsir al-Baqarah ayat 25

وَبَشِّرِ الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ كُلَّمَا رُزِقُوا مِنْهَا مِنْ ثَمَرَةٍ رِزْقًا قَالُوا هَذَا الَّذِي رُزِقْنَا مِنْ قَبْلُ وَأُتُوا بِهِ مُتَشَابِهًا وَلَهُمْ فِيهَا أَزْوَاجٌ مُطَهَّرَةٌ وَهُمْ فِيهَا خَالِدُونَ (25)

Tafsir ayat 25
Setelah Allah menyebutkan apa yang telah disediakan untuk orang kafir berupa berbagai macam siksa dan ancaman yang pedih, kemudian Allah menebutkan apa yang disediakan untuk kaum mukmin yang percaya kepada para Nabi dan membuktikan iman mereka dengan amal saleh. Cara yang demikian ini disebut matsani,yakni sesudah menyebut sesuatu lalu disebut lawannya. Setalah menerangkan tentang kufur dan iman, sesudah menyebut keadaan orang yang berbahagia lalu menyebutkan keadaan orang orang yang celaka atau sebaliknya.
Imam Al-qurtuby dalam tafsirnya menjelsakan tentang وَعَمِلُواْ الصالحات:
إن الإيمان بمجرّده يقتضي الطاعات؛ لأنه لو كان ذلك ما أعادها؛ فالجنة تُنال بالإيمان والعمل الصالح . وقيل : الجنة تُنال بالإيمان؛ والدّرجات تُستحقّ بالأعمال الصالحات
“Iman dengan sendirinya menghasilkan ketaatan, kalau itu yang di lakukan maka tidak aka nada yang di janjijkan, maka syurga dapat diperolah dengan iman dan amal shalih, ada juga yang berpendapat syurga diperoleh dengan iman, tingkatannya dapat di peroleh dengan amal shalih.”
Imam Al- Baghowy dalam tafsrirnya ‘ma’aalimu al- Tanzil”meriwaytakan dari sahabat Mu’ad bin Jabal ia berkta:
قال معاذ: العمل الصالح الذي فيه أربعة أشياء. العلم، والنية، والصبر، والإخلاص
“Amal shalih itu benara kalau ada 4 unsurnya, ilmu, niyat, sabar, dan ihlas.”
Selanjutnya al-Qurtuby juga menjelasakan syurga secara etimologi kebahasan dengan “basatiin” taman, tanah lapang yang rindang karena pohonnya yang banyak, berikut ini pernyataan Qurtuby:
والجنّات : البساتين؛ وإنما سُمِّيت جنات لأنها تُجِنّ مَن فيها أي تستره بشجرها
Dalam ayat yang lain Allah menjelaskan tetang syurga yang di pahami sama firaun:
                  
51. dan Fir’aun berseru kepada kaumnya (seraya) berkata: “Hai kaumku, Bukankah kerajaan Mesir ini kepunyaanku dan (bukankah) sungai-sungai ini mengalir di bawahku; Maka Apakah kamu tidak melihat(nya)?”

Inilah puncak kekafiran firuan jadi syurga yang di janjikan Allah juga dia janjikan untuk kaumnya, jadi kalau sekarang ada orang kaya yang memahami bahwa syurga bias di buat, dibikin dengan harta mereka,, mereka itu dalam keinkaran yang luar biasa,. Berlindunglah pada Allah.

Ibnu kasir dalam tafsirnya meriwatkan hadis tetang sifat syurga:
وقال ابن أبي حاتم: قرئ على الربيع بن سليمان: حدثنا أسد بن موسى، حدثنا ابن ثوبان، عن عطاء بن قرّة، عن عبد الله بن ضمرة، عن أبي هريرة، قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: “أنهار الجنة تُفَجَّر من تحت تلال -أو من تحت جبال-المسك” .وقال أيضا: حدثنا أبو سعيد، حدثنا وكيع، عن الأعمش، عن عبد الله بن مرة، عن مسروق، قال: قال عبد الله: أنهار الجنة تفجر من جبل مسك.

“Sebagaimana tersebut dalam hadis, bahwa sungai di surga mengalir (memancar) dari bawah bukit atau gunung misik.”

كُلَّمَا رُزِقُوا مِنْهَا مِنْ ثَمَرَةٍ رِزْقًا قَالُوا هَذَا الَّذِي رُزِقْنَا مِنْ قَبْلُ Ibnu Kasir menjelaskan:Ibnu Mas’ud dan beberapa sahabat berkata, “jika mereka diberi buah-buahan di surga, mereka berkata, ‘inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu di dunia’. Hal yang sama juga dikemukakan oleh Qatadah dan Abdurrahman bin Zaid bin Aslam. Sedangkan Ikrimah mengatakan, bahwa maksudnya adalah”seperti yang di berikan kemarin”. Karena buah-buahan di surge satu sama lainnya hampir serupa. Yahya bin Abi Katsir mengatakan, bahwa seorang penduduk surge diberi sepiring besar buah-buahan dan memakannya. Lalu ketika diberi lagi sepiring besar buah-buahan dan memakannya. Lalu ketika diberi lagi dari sepiring yang lain, ia berkata,”inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu.” Jawab malaikat, فتقول الملائكة: كُلْ، فاللون واحد، والطعم مختلف. “makanlah, bentuknya memang sama tapi rasanya berbeda.”
وَأُتُوا بِهِ مُتَشَابِهًا , maksudnya:” warna dan bentuknya sama tapi rasanya berbeda”. Karenanya Ibnu abbas berkata.” Di dunia tidak ada yang menyamai apa yang ada di surg, kecuali hanya namanya serupa.” Ikrimah berkata: يشبه ثمر الدنيا، غير أن ثمر الجنة أطيب
وَلَهُمْ فِيهَا أَزْوَاجٌ مُطَهَّرَةٌ : Menurut Ibnu Abbas maksudnya ialah:” suci dari segala najis dan kotoran.” Mujahid berpendapat, bahwa maksudnya:” suci dari haidh, buang air besar, kencing, ingus, ludah, air mani, dan anak”. Sedangkan menurut Qatadah maksudnya:”suci dari segala kotoran dan dosa”. Imam Qurtuby menjelaskan dalam tafsirnya:
وَلَهُمْ فِيهَآ أَزْوَاجٌ ابتداء وخبر . وأزواج : جمع زَوْج . والمرأة : زَوْج الرجل . والرجل زَوْج المرأة . . وقال عَمّار بن ياسِر في شأن عائشة أم المؤمنين رضي الله عنها : واللَّهِ إني لأعلم أنها زوجته في الدنيا والآخرة ، ولكن الله ابتلاكم . ذكره البخاري ، واختاره الكسائي .
Lebih lanjut ia meriwayatakna pendapat Mujahid tentang sifat wanita di syurga :
ذكر عبد الرزاق قال أخبرني الثَّوْرِيّ عن ابن أبي نَجِيح عن مجاهد : «مطهرة» قال : لا يَبُلْنَ ولا يَتَغَوَّطْنَ ولا يَلِدْن ولا يَحِضْنَ ولا يمنين ولا يَبْصُقْنَ
Al- Baghawy meriwayatkan hadis shahih riwayat Bukhari:
عن أنس بن مالك قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: “لو أن امرأة من نساء أهل الجنة اطلعت على الأرض لأضاءت ما بينهما ولملأت ما بينهما ريحا، ولتاجها على رأسها خير من الدنيا وما فيها”
Riwayat Tirmidzi.
أنا عبد الواحد المليحي أنا عبد الرحمن بن أبي شريح أنا أبو القاسم البغوي أنا علي بن الجعد أنا فضيل هو ابن مرزوق عن عطية عن أبي سعيد الخدري قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: “أول زمرة تدخل الجنة يوم القيامة صورة وجوههم مثل صورة القمر ليلة البدر، والزمرة الثانية على لون أحسن الكواكب في السماء لكل رجل منهم زوجتان، على كل زوجة سبعون حلة، يرى مخ سوقهم دون لحومها ودمائها وحللها” (4)

وَهُمْ فِيهَا خَالِدُونَ Ini ,merupakan pelengkap dari kebahagiaan yang sangat sempurna, sehingga seseorang ynag merasakn kenikmatan surge merasa aman dari maut dan dari habisnya nikamt. Sebab ia berada dalam kenikamatan yang abadi. Kepada Allah kami mengharapkan semoga menghimpun kami dalam golongan ahli surge. Dialah Allah yang Maha Pemurah, Penyayang, dan Maha Pemberi.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 17 Oktober 2011 in Tafsir

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: