RSS

Taubatnya Nabi Adam beserta Istrinya (al-Baqarah 37-39)

21 Des

Al – Baqoroh Ayat 37-39
فَتَلَقَّى آدَمُ مِنْ رَبِّهِ كَلِمَاتٍ فَتَابَ عَلَيْهِ إِنَّهُ هُوَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ (37) قُلْنَا اهْبِطُوا مِنْهَا جَمِيعًا فَإِمَّا يَأْتِيَنَّكُمْ مِنِّي هُدًى فَمَنْ تَبِعَ هُدَايَ فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ (38) وَالَّذِينَ كَفَرُوا وَكَذَّبُوا بِآَيَاتِنَا أُولَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ (39)

Ibnu Kasir menerangkan bahwa ayat ini 37 merupakan tafsir dan penjelasan surat al-A’raaf ayat 23:
قَالا رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ } [ الأعراف : 23
”keduanya berkata,’ Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.”
Mujahid menuturkan dari Ubaid bin Umair yang mengatakan bahwa Adam berkata,” Ya Tuhanku, dosa apa yang telah aku lakukan itu apakah merupakan sesuatu yang telah engkau tetapkan padaku ataukah hanya sesuatu yang baru aku perbuat?” jawab Allah . “ tidak , bahkan itu telah Aku tentukan atasmu sebelum kamu diciptakan.” Adam berkata.” Sebagaimana Tuhan telah menentukannya padaku, maka ampunilah aku. Itulah makna firman-Nya: فَتَلَقَّى آدَمُ مِنْ رَبِّهِ كَلِمَاتٍ
Abul Aliyah mengatakan berkenaan dengan ayat:

Bahwa ketika Adam telah melakukan dosa, maka ia bertanya,” Ya Tuhanku , bagaimana jika aku bertobat dan memperbaiki diri?” Allah berfirman .” kalau begitu, maka akan Aku masukkan kamu ke surga” inilah yang dimaksud dengan “ beberapa kalimat” yang diterima oleh Adam, sehingga tobatnya diterima.
Mujahid mengatakan, bahwa yang dimaksud dengan beberapa kalimat” ialah
عن مجاهد أنه كان يقول في قول الله تعالى: { فَتَلَقَّى آدَمُ مِنْ رَبِّهِ كَلِمَاتٍ } قال: الكلمات: اللهم لا إله إلا أنت سبحانك وبحمدك، رب إني ظلمت نفسي فاغفر لي إنك خير الغافرين، اللهم لا إله إلا أنت سبحانك وبحمدك، رب إني ظلمت نفسي فارحمني، إنك خير الراحمين. اللهم لا إله إلا أنت سبحانك وبحمدك، رب إني ظلمت نفسي فتب علي، إنك أنت التواب الرحيم.
“ Ya Allah , tidak ada Tuhan yang wajib disembah selain Engkau. Maha suci Engkau dan segala puji bagimu, wahai Tuhanku, sesungguhnya aku telah menganiaya diri sendiri, maka berilah ampun bagi diriku, sesungguhnya Engkau sebaik-baik penerima taubat. Ya Allah, tidak ada Tuhan yang wajib disembah selain Engkau. Maha suci Engkau dan segala puji bagi-Mu. Wahai Tuhanku, sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri, maka rahmatilah diriku, sesungguhnya Engkau sebaik-baik pemberi rahmat. Ya Allah tidak ada tuhan yang wajib disembah selain Engkau, Maha Suci Engkau dan segala puji bagi-Mu. Wahai Tuhanku, sesungguhnya aku telah menganiaya diriku sendiri, maka berilah ampunan kepadaku, sesungguhnya Engkau Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.
Kemudian firman Allah
إِنَّهُ هُوَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ sesungguhnya ia menerima Taubat dan penyayang. Inilah sifat Allah SWT yang selalu menerima taubat hambanya. Banyak sekali ayat yang menjelaskan bahwa Allah maha menerima taubat.
Dan siapa yang berbuat kejahatan (aniaya terhadap dirinya), kemudian ia beristighfar (minta ampun) kepada Allah, akan mendapatkan ampunan Allah yang Maha Penyayang.(An-Nisaa:110)
             
“dan Barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan Menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
Dalam satu riwayat di kemukakan:”
وذكرنا في المسند الكبير من طريق سليمان بن سليم عن ابن بريدة وهو سليمان عن أبيه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: “لما أهبط الله آدم إلى الأرض طاف بالبيت سبعا، وصلى خلف المقام ركعتين، ثم قال: اللهم إنك تعلم سري وعلانيتي فاقبل معذرتي، وتعلم حاجتي فأعطني سؤلي، وتعلم ما عندي فاغفر ذنوبي، أسألك إيمانا يباشر قلبي، ويقينا صادقا حتى أعلم أنه لن يصيبني إلا ما كتبت لي. قال فأوحى الله إليه إنك قد دعوتني بدعاء أستجيب لك فيه ولمن يدعوني به، وفرجت همومه وغمومه، ونزعت فقره من بين عينيه، وأجرت له من وراء كل تاجر زينة الدنيا وهي كلمات عهد وإن لم يزدها” رواه الطبراني في معجمه الكبير

قُلْنَا اهْبِطُوا مِنْهَا جَمِيعًا فَإِمَّا يَأْتِيَنَّكُمْ مِنِّي هُدًى فَمَنْ تَبِعَ هُدَايَ فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ (38) وَالَّذِينَ كَفَرُوا وَكَذَّبُوا بِآَيَاتِنَا أُولَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ (39)
‘kami berfirman,’turunlah kamu semuanya dari surga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barangsiapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati’. Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat kami, mereka itu penghuni neraka, mereka kekal didalamnya.”
Ayat ini mengandung perintah dan peringatan kepada Adam, Hawa dan Iblis, tetapi lanjutan khitabnya kepada keturunan mereka.
Hudan (petunjuk) bisa berarti para Nabi dan Rasul, bisa juga berarti al-Qur’an.
فَمَنْ تَبِعَ هُدَاي Maknanya:” barangsiapa mengikuti yang Aku turunkan, berupa al-Qur’an dan apa yang disampaikan oleh utusan-Nya”.
فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ Maknanya:” maka tidak ada suatu kekhawatiran atas mereka dari apa yang akan mereka hadapi di akhirat, dan mereka pun tidak akan menyesal terhadap apa yang terlepas atau tidak tercapai dalam urusan dunia”. Makna ayat ini sama dengan ayat 123-124 surat Thaha:
قَالَ اهْبِطَا مِنْهَا جَمِيعًا بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ فَإِمَّا يَأْتِيَنَّكُمْ مِنِّي هُدًى فَمَنِ اتَّبَعَ هُدَايَ فَلا يَضِلُّ وَلا يَشْقَى } [طه : 123 ] قال ابن عباس: فلا يضل في الدنيا ولا يشقى في الآخرة. { وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنْكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَى } [طه : 124 ]
“ Allah berfirman,’turunlah kamu berdua dari surga bersama-sama, sebagian kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain. Maka jika datang kepadamu petunjuk-Ku, lalu barangsiapa yang mengikuti petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka. Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan kami akan menghimpunnya pada hari kiamat dalam keadaan buta,”
Dan bagi mereka yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Alah,itulah ahli neraka, mereka kekal di dalamnya.
Abu Sa’id al-Khudri ra mengatakan, bahwa Nabi saw bersabda:
عن أبي سعيد -واسمه سعد بن مالك بن سِنَان الخُدْري-قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: “أما أهل النار الذين هم أهلها فإنهم لا يموتون فيها ولا يحيون، لكن أقواماً أصابتهم النار بخطاياهم، أو بذنوبهم فأماتتهم إماتة، حتى إذا صاروا فحماً أذنَ في الشفاعة”. وقد رواه مسلم من حديث شعبة عن أبي سلمة به
“ Adapun ahli neraka yang menjadi penghuni tetapnya maka mereka tidak akan pernah mati didalamnya, tidak puka hidup (karena mereka selamanya diazab). Tetapi ada beberapa kaum yang dimasukkan ke dalam neraka karena dosa-dosa mereka , maka mereka benar-benar mengalami kematian dan apabila mereka sudah menjadi arang, maka baru diizinkan mendapat syafaat.” (HR Muslim)

foot not:
Berikut ini pernyataan Mujahid selenkapnya;”
وفي رواية:: أخبرني مجاهد، عن عبيد بن عمير، أنه قال: قال آدم: يا رب، خطيئتي التي أخطأت شيء كتبتُه علي قبل أن تخلقني، أو شيء ابتدعته من قبل نفسي؟ قال: بل شيء كتبته عليك قبل أن أخلقك. قال: فكما كتبته علي فاغفر لي. قال: فذلك قوله تعالى: { فَتَلَقَّى آدَمُ مِنْ رَبِّهِ كَلِمَاتٍ }
Riwayat yang berkenaan dengan hal tersebut sebagaimana riwayat Ibnu ‘Abbas:
وقال السدي، عمن حدثه، عن ابن عباس: فتلقى آدم من ربه كلمات، قال: قال آدم ، عليه السلام: يا رب، ألم تخلقني بيدك؟ قيل له: بلى. ونفخت في من روحك؟ قيل له: بلى. وعَطستُ فقلتَ: يرحمك الله، وسبقت رحمتُك غَضبَك؟ قيل له: بلى، وكتبت عليّ أن أعمل هذا؟ قيل له: بلى. قال: أفرأيت إن تبتُ هل أنت راجعي إلى الجنة؟ قال: نعم.وهكذا رواه العوفي، وسعيد بن جبير، وسعيد بن مَعْبَد، عن ابن عباس، بنحوه. ورواه الحاكم في مستدركه من حديث سعيد بن جبير، عن ابن عباس، وقال: صحيح الإسناد، ولم يخرجاه وهكذا فسره السدي وعطية العَوْفي.



 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 21 Desember 2011 in Tafsir

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: